ekopH

apa yang saya dengar, saya lihat, saya pikirkan, saya rasakan

Boikot Israel

Posted by ekoph on January 17, 2009

Keberingasan Israel terus berlanjut dan mudah-mudahan (walaupun sebenarnya belum) berakhir. Anak-anak, wanita, sipil tidak luput dari bantaian Israel. Sepertinya Israel telah kalap, tidak bisa membedakan siapa lawan, kawan. Bahkan PBB-pun menjadi sasaran Israel. Sayangnya PBB sebagai organisasi yang menaungi lebih dari 100 negara hanya bisa mengutuk, tidak bisa melakukan perlawanan (atau apapun) yang bisa menghentikan kekejaman Israel.

Israel yang telah jelas-jelas menggunakan bahan peledak terlarang (bom posfor) tetap saja berkilah bahwa senjata yang digunakan tidak melanggar hukum internasional. dan sekali lagi PBB bungkam. Negara-negara tetangganya pun tidak bisa berbuat banyak selain menjadi penonton dan sesekali sebagai komentator. Libanon (walaupun hanya diwakili oleh kelompok militannya) berani sedikit melawan Israel. Dalam hal ini Israel memperlihatkan keangkuhannya dengan membalas Libanon dengan senjata yang lebih canggih.

Kata orang tua saya “Israel ditoel, dibalas dengan tempelengan” mungkin ada benarnya juga.  Dilihat dari jumlah korban, di kubu Israel hanya jatuh korban tidak lebih dari 20 orang (menurut klaim Israel), sedangkan di pihak Palestina sudah lebih dari 1000 nyawa melayang, lebih dari 300 diantanya adalah anak-anak dan wanita.

Bagaimana dengan kita (rakyat Indonesia) yang hanya menyaksikan di layar kaca. Adakah sesuatu yang bisa kita perbuat untuk menghentikan kebrutalan Israel. Ada. BOIKOT ISRAEL. Sadar atau tidak, mungkin setiap hari kita menyumbang rupiah kita ke rekening Yahudi. Lho kok bisa. Bisa. berbgai produk Yahudi beredar di pasar-pasar kita. mulai dari pasar tradisional hingga Pasar swalayan. Mereka (Israel) bisa membombardir Palestina tentunya harus memiliki dana yang tidak sedikit, nah, dari kita-kita jugalah mereka mendapatkan dana. 

Kita harus tahu mana produk yahudi. beberapa hari lalu, ibu saya mengirim SMS yang isinya adalah beberapa produk Yahudi yang beredar di pasar Indonesia.

  • Coca-cola
  • Huggies
  • River Island
  • McD
  • Clinique
  • Disney
  • Donna Karan
  • Starbucks
  • Gap
  • Garnier
  • Perrier
  • Kotex
  • Sanex
  • Jo Malone
  • Lancome
  • Libbys
  • Tchibo
  • L’oreal
  • Marks & Spencer
  • Kleenex
  • Maybelline
  • Nestle
  • Vittel
  • Revlon
  • Wonderbra

Itulah sebagian produk-produk yang dicurigai mendonasikan sebagian keuntungannya untuk rekening Yahudi (tentunya salah satu keperluannya untuk menindas Palestina). Yuk mulai dari sekarang kita boikot produk Yahudi.

Ada yang bisa menambahkan produk Yahudi lainnya?

19 Responses to “Boikot Israel”

  1. annosmile said

    pertamaX
    semoga perekonomian israel hancur

  2. aku sih memang nggak biasa mengkonsumsi barang2 yg ada di list atas

    kabarku baik, bagaimana kabarmu nih ?
    met wiken ya :)

  3. berdoa aja semoga perangnya bisa segera terselesaikan

  4. Ikkyu_san said

    wah mana bisa hapal kalo ada segitu banyak. musti bawa kepekan kalo mau belanja dong.
    EM

  5. Gusti Dana said

    Sahabat Blogger..

    Saya ingin mengundang sahabat blogger (semua) untuk ikut berdiskusi menjadi blogger yang pertama ikut menyusun konsep “Indonesian’s Friendship Blogger”:-).

    Salam Hangat dan Persahabatan selalu:-)

    Gusti Dana

  6. nh18 said

    Mmm maaf nih …
    ini hoax atau bukan ya …
    takutnya fitnah atau persaingan usaha atau apa gitu …

    But yang jelas … Tindakan memborbardir rumah sakit, anak yang tak berdosa, tidak mengindahkan PBB dsb nya itu sudah betul-betul kelewat batas … !!! betul-betul keterlaluan …

    Salam saya mas Eko

  7. dewisang said

    aku ga’ ada yang pke tuh, daftar di atas, syukurlah…

  8. Alexhappy said

    sekedar nambah mas eko……..

    Intel
    IBM
    Nokia
    Danone
    Nestle
    Facebook
    WordPress ini juga
    Yahoo

  9. nh18 said

    lihat komen Uda Alexhappy …
    WordPress juga ???
    Ups …

  10. achoey said

    dan dg ini kita telah melakukan kontribusi untuk kemerdekaan Palestina :)

  11. hmcahyo said

    tapi ada wacana menarik dari ustad sarwat di http://www.warnaislam.com tentang hal ini :D

  12. omiyan said

    pasti kita bisa kalo kita mau memboikotnya…sayangnya pemerintah kita tuakuuttt

  13. Tuyi said

    Wah..wah…banyak juga ya produknya..?

  14. t i n i said

    lebih baik meninggalkan yg mudharat ya..

  15. iwan said

    aq juga setuju………………………………………………………………..
    kalau kami disini rencana mau gitu juga…..
    salam kenal yah

  16. pakde said

    Bagaimana nasib mereka karyawan yang bekerja di perusahan tersebut jika perusahan itu tidak lagi berdiri di Indonesia? bagaimana mereka memberi nafkah untk anak dan istri? Adakah solusinya? Maaf sekedar bertanya…

  17. apa kabar ? kapan apdet lagi nih ? :)

  18. a3u5z1i said

    Listnya buanyak….
    Kita kebanyakan pake produk luar negeri sih..
    Jadi bingung sendiri.

  19. aribicara said

    Smoga saja Orang2 Indonesia tidak menjadi orang2 yg bodoh dalam membeli produk :)

    Salam :)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>