Dadakan

hah… kaget… kecewa… atau apalah…
ya. kecewa. perasaan itulah yang saya rasakan pagi ini.
waktu berangkat dari rumah, high spirit masih menyertai saya, hingga tiba di sekolah. sesampainya di sekolah, saya memeriksa infokus yang kemarin saya pesan pada pegawai TU. pagi ini rencananya saya akan menyampaikan materi tentang kimia unsur. slidenya sudah dipersiapkan dari pekan lalu, dan infokus telah tersedia, jadi tinggal tempur saja.

tapi… inilah yang membuat perasaan high spirit lagi tinggi-tingginya jatoh secepat-cepatnya. bt, marah, sedih. berubah 180 derajat. karena apa? karena saya nggak bisa ngajar, karena anak-anak harus mengikuti try out yang diadakan mendadak oleh pihak yayasan. anak-anak sendiri telah mengetahui sejak kemarin siang. tapi kok saya, sebagai guru yang terkena dampak kebijakan tidak diberi tahu lebih dulu. kan jadi cuma ngawas try out doang, saya nggak perlu pagi-pagi benar ke sekolah. jarak rumah-sekolah sekitar 15 km, kalo nggak macet bisa 20 menit, tapi kalo macet bisa dua kali lipatnya. bt kan.

sebanarnya saya ingin sekali ngajar. karena sekarang ini lagi in banget untuk ngajar. tapi apa daya, kalo masih statusnya buruh seperti saya ini, ya harus nurut sama bos. ada lagi yang membuat saya kecewa, adalah karena program yang udah saya rancang sebelumnya menjadi kacau. dan saya harus buat strategi lagi. huh… cape deh…

dengan negosiasi, saya diberi ijin untuk menyampaikan wejangan pada siswa sebelum try out. saya harus melakukannya, sebab ada tugas mendesak yang harus mereka (siswa) kerjakan. saya menjelaskan tentang role of the game sekitar 30 menit, terburu-buru memang. tapi bagaimana lagi. dengan perasaan masih rada jengkel, bt, sedih, terburu-buru saya menjelaskan semua hal dengan singkat padat dan mudah-mudahan jelas.

setelah itu, semua siswa saya melakukan try out, dan saya, ya online, blogging, posting…

hikmahnya tentu ada. kita harus siap menghadapi keadaan apapun. kita hanya bisa berencana, tetapi akhirnya Allah yang memutuskan. semoga ini yang terbaik untuk saya, supaya saya bisa mengambil pelajaran.

One Response to Dadakan

  1. Mang Kumlod says:

    Hehehe…8x repot oge nya. Keur hayang ngajar malah teu jadi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: