Google dan Pemanasan Global

Dua hal yang mungkin tidak terkait satu dan yang lainnya, tetapi jika kita telusuri ternyata nyambung juga. Mungkin salah satu hal yang nyambung dari google dan pemanasan global adalah ketika kita membutuhkan data-data atau artikel tentang pemanasan global, pastilah, mesin pencari ini yang anda tanya.

Tapi, ketika anda mengetikan kata kunci “pemanasan global” sesungguhnya anda telah berperan aktif dalam pemanasan global!. Sebuah laporan (waduh maaf saya lupa URL-nya) menyebutkan bahwa setiap pencarian dengan Google akan menghasilkan 7 gram gas karbon dioksida. Dari mana asal muasalnya gas karbon dioksida ini?

Seperti kita ketahui, bahwa gas karbondioksida adalah gas yang bertanggung jawab atas naiknya suhu bumi. Gas karbondioksida akan menyelimuti bumi, sehingga panas yang masuk ke dalam bumi, tidak lantas lepas kembali ke luar angkasa, tetapi tertahan di atmosfer bumi. Lama kelamaan bumi kita makin hangat.

OK, kembali ke masalah Google, jadi dari mana asal muasal gas karbondioksida ini?

Ketika anda menggunakan google, tentunya anda harus menggunakan sebuah device, bisa berupa PC, laptop, atau perangkat mobile lainnya. Device-device ini bisa hidup dengan menggunakan sebuah energi, bisa dari Baterai atau sumber listrik lainnya. Untuk menyediakan energi ini, kita harus membakar bahan bakar (walaupun bukan anda langsung yang membakar bahan bakar). untuk apa bahan bakar? untuk pembangkit listrik. Pambangkit listrik di Indonesia umumnya masih menggunakan bahan bakar fosil. dan salah satu hasil pembakarannya adalah karbondioksida.

Ketika mengakses Google, berarti google pun harus menyediakan bandwith untuk user, penyediaan bandwith ini ternyata juga mengkonsumsi listrik. ketika anda memasukkan sebuah kata kunci dan menekan enter, dan google melakukan pencarian di seantero internet, maka cukup banyak server yang diakses oleh google dan tentunya setiap server akan mengkonsumsi listrik yang tidak sedikit.

Jadi cukup logis, jika setiap pencarian menggunakan Google akan menghasilkan 7 gram karbondioksida. Jumlah ini setara dengan 0,159 mol atau setara dengan 3,56 L gas  karbondioksida pada keadaan standar.

Bayangkan jika setiap saat google melayani pencarian lebih dari satu juta pencarian, berapa jumlah gas karbondioksida yang diemisikan..

Ada yang punya solusi??

4 Responses to Google dan Pemanasan Global

  1. Musicool says:

    Untuk mengurangi pemanasan global, mari kita kurangi CO2, baik dari kendaraan bermotor, listrik, ataupun industri. Saya membaca satu poster di salah satu industri elektronik besar di Bekasi, bahwa “setiap penghematan listrik 1 KWh = pengurangan CO2 sebesar 0,712 Kg”, berarti setiap orang bisa ikut aktif dalam mengurangi pemanasan global, paling tidak dengan menghemat pemakaian listrik setiap bulannya.
    Dari manakah penghematan signifikan yang bisa kita dapat? Menurut penelitian yang dilakukan oleh salah satu BUMN di gedung2 komersial, pemakaian mesin pendinginlah (AC, chiller) yang paling besar memakai daya listrik, sekitar 60-70% dari seluruh tagihan listriknya.

  2. ilham says:

    yap, saya rasa kita harus mulai dari masing-masing pribadi, … mudahan secara bisa diikuti oleh banyak orang … JAGA BUMI KITA

  3. husnun says:

    wah, postingan jadul banget

  4. hmmmm lumayan menarik….!!!!! maksih ya artikelnya lumayan menarik….!!!!!!! salama ini belum kepikir sampai ke sana…!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: